OMD, Oesophagus Maag Duodenum, adalah pemeriksaan yang dilakukan untuk mendeteksi adanya kelainan pada Oesophagus (O, kerongkongan), Maag (M, lambung), dan Duodenum (D, usus 12 jari), dengan teknik fluoroskopi-radiografi
Indikasi, yang perlu pemeriksaan ini adalah; 1. Adanya gangguan proses menelan. 2. Muntah-muntah atau rasa mual yang belum diketahui sebabnya. 3. Kecurigaan varises Oesophagus. 4. Kecurigaan massa exstralumin atau intralumin 5. Melacak sebab perdarahan tersembunyi
Kontra Indikasi, dilarang untuk pemeriksaan ini adalah; Perdarahan gastrointestinal yang masih berlangsung
Panduan bagi pasien. Pada orang dewasa, sebelumnya berpuasa sekitar 6 jam. Sebaiknya opname untuk dipasang NGT dan infus untuk mencegah dehidrasi. Beberapa saat sebelum pemeriksaan minum larutan kontras yang diberikan petugas pemeriksaan. Larutan kontras ada 2 gelas, pertama agak pekat untuk melumuri permukaan lambung yang berisi barium dan kedua yang lebih encer. Sedangkan untuk bayi, akan diberikan cairan urografin
Filed under: Panduan

Pak, posisi apa saja yg diperlukan untuk pemeriksaan OMD berikut fungsi dan untung rugi dari posisi tersebut ?
Terimakasih sebelumnya.
Terimakasih telah berkunjung dan pertanyaannya yang bagus…
Penentuan posisi sebenarnya tergantung apayang paling ingin diketahui, sesuai kecurigaan dokter saat membuat diagnosis, apakah kelainan di esophagus, lambung atau duodenum. Namun secara umum, dokter radiologi atau radigrapher akan memeriksa semuanya, yang tentunya dengan berbagai posisi, berdiri dan berbaring. Keuntungan pemerikasaan ini, dokter radiologi dapat melihat anatomi dan gerakan organ karena terlumuri barium, lewat monitor fluoroskop. Sehingga posisi berdiri misalnya dapat melihat saat barium diminum dan melewati permukaan esophagus, saat ini mungkin pasien diarahkan posisi yang paling tepat. Posisi berbaring, terlentang atau miring sering diperlukan dan diminta oleh dokternya, terutama supaya barium melumuri seluruh permukaan, sehingga adanya kelainan di permukaan dan anatomi lebih mudah tergambarkan. Jadi perubahan2 posisi ini untuk mendapatkan keuntungan tersebut. Semoga bermanfaat.
pak,kemarin ibu saya melakukan pemeriksaan OMD..dan dalam prosedur pemeriksaannya ibu saya diminta untuk meminum soda/sprite..dgn alasan supaya lambung memuai.padahal setahu saya penderita gangguan maag tidak diperbolehkan minum soda.hasil pemeriksaan OMD normal.yang ingin saya tanyakan apakah memang benar dlm prosedur OMD diharuskan meminum soda?jika tidak, apakah dgn meminum soda akan mempengaruhi hasil?mengingat hasil pemeriksaan OMD ibu saya normal, tapi keluhan tak kunjung juga hilang walaupun sudah berganti2 obat.
terimaksih.
Untuk melihat permukaan dalam lambung sering menggunakan double contrast yaitu menggunakan barium dan udara, yang pada hasil catakannya akan menjadi putih (barium) dan hitam (udara). Pemberian udara akan lebih mengembangkan permukaan dalam lambung, sehingga detilnya akan lebih bagus untuk dinilai. Nah kontas udara ini, salah satunya bisa menggunakan bicarbonat, yang terdapat di dalam minuman sprit, selain itu bisa menggunakan soda kue, dsb. Pemeriksaan OMD yang dikatakan normal, sebenarnya belum menyingkirkan kelainan yang tidak/susah ditentukan oleh OMD, yaitu gastritis yang sangat superfisial. Apakah sudah pernah dilakukan endoskopi?
maksudnya gastritis yang sangat superficial apa ya pak?endoskopi blm prnah,krn ibu saya tidak berani.
Yang masih di permukaannya
mo nanya nih pak, anak saya msh 10bln, sering mutah2 klo kekenyangan (mutah 2 ato 3 jam sesudah makan ato minum susu), sama dokternya dah dikasih obat oral, tp msh belum sembuh juga..klo OMD untuk bayi gimana ya pak caranya..
Pada bayi, muntah tidak mesti tanda suatu penyakit. Perjalanan makanan/minuman dari mulut ke lambung melalui esophagus biasanya tidak selancar pada orang dewasa, sehingga pada bayi sering dianjurkan setelah makan/minum/disusui, apalagi banyak atau kekenyangan, untuk ditepuk2 ringan di daerah punggung atas sambil bayinya digendong/didekap dengan kepala ditahan bahu kita. Ini untuk membantu dan merangsang kontraksi eophagus sehingga makanan/minuman segera masuk lambung.
Coba diusahakan itu dulu…
Memang ada beberapa penyakit yang gejalanya bayi seusia itu sering muntah, tapi itu sangat jarang sekali, misalnya ada penyempitan di bagian akhir esophagus, atau penyempitan di akhir lambung. Teknis pelaksanaan pemeriksaan OMD-nya mesti atas permintaan dokter yang mencurigai ke arah penyakit tertentu di saluran pencernaan bagian atas tersebut, dan ini perlu di RS untuk persiapan dan memonitornya.
makasih jawabannya pak..tapi anak saya tsb dah sering banget muntahnya dan dlm sehari bisa lbh dr 5 kali dgn volume yg banyak, dan sering kembung klo dah gitu pasti muntah, periksa beberapa kali ke dokter anak belum sembuh juga, trus oleh salah satu dokter dianjurkan periksa OMD dulu, pdahal setahu saya OMD itu mesti dimasukan alatnya lewat mulut, lha klo masih bayi gitu apa ga repot banget ya..apakah ada cara lain unt mendeteksi adanya penyempitan saluran pencernaan ato lambung yg kecil pak, terima kasih sebelumnya